PENTINGNYA MENJAGA MENTAL HEALTH BAGI GENERASI Z PADA MASA KINI
Oleh: Sofia Aiman Rahma Kusuma
(205010101111112)
Fakultas: Hukum
Cluster: 52
Menurut Organisasi Kesehatan
Dunia atau WHO, kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana setiap
individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri. Artinya, mereka dapat
mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat berfungsi secara produktif dan
bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitas mereka. Kesehatan
mental merupakan hal yang bersifat pribadi dan individu karena hal ini
berhubungan dengan bagaimana seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain,
menangani stress, dan membuat pilihan. Sehingga, kesehatan mental adalah cara
kita merasakan dan bertindak.
Sebaliknya, masalah kesehatan
mental adalah serangkaian kondisi yang mengganggu suasana hati, perilaku,
pemikiran, atau cara seseorang berinteraksi dengan orang lain. Kondisi ini
dapat menjadi ringan, sedang, bahkan berat. Semua ini ditentukan berdasarkan
seberapa jauh dampak masalah tersebut terhadap kondisi mental seseorang. Contoh
dari masalah kesehatan mental antara lain depresi, kecemasan, gangguan bipolar
atau skizofernia.
Pada dasarnya, kesehatan dan
kesejahteraan mental dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk genetika,
hubungan keluarga/teman sejawat, fungsi fisiologis, gaya hidup, pekerjaan,
faktor sosial, ekonomi, budaya, politik, pendidikan dan faktor lingkungan
lainnya. Infeksi perinatal, stres dan pajanan terhadap bahaya lingkungan juga
dapat menjadi faktor penyebab masalah kesehatan mental.[1]
Sedangkan pada pengertiannya,
Generasi Z merupakan generasi yang lahir dalam rentang tahun
1995 hingga 2010. Generasi Z datang setelah generasi Y, sehingga sering disebut
sebagai generasi peralihan generasi Y dengan perkembangan teknologi yang
semakin pesat.[2]
Dengan
pengetahuan yang tinggi di bidang teknologi dan kondisi umur yang masih produktif,
generasi Z diharapkan dapat berinovasi melebihi generasi sebelumnya. Tentu
saja, dalam berinovasi dan berkarya lebih, generasi Z membutuhkan kesehatan
mental yang stabil. Karena kesehatan mental sangat memengaruhi kualitas produktivitas
mereka. Dengan kondisi mental yang stabil, pikiran dapat lebih tenang dan lebih
banyak ide yang bermunculan dibandingkan dengan kondisi pikiran yang sedang
stress dan mengkhawatirkan hal lain yang tidak dapat menghasilkan nilai positif
apapun selain semakin menurunnya kesehatan mental.
Bila
semakin banyak generasi Z yang terganggu kesehatan mentalnya, semakin lama pula
mereka terhambat dalam menyadari potensi diri dan mengembangkannya. Hal ini
cukup mengkhawatirkan karena generasi Z akan melanjutkan kepemimpinan di masa
depan dan memegang posisi penting di masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu
menjaga kesehatan mental sekecil apapun masalah mental yang kita alami.
Berikut
adalah beberapa cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental. Walaupun sederhana,
namun sekiranya dapat membantu dan mencegah masalah mental sebelum semakin
besar efeknya pada diri kita.
Pertama,
biasakan diri untuk mengatakan hal positif kepada diri sendiri agar pikiran
menjadi lebih optimis. Kedua, tuliskan hal-hal yang patut disyukuri sehingga
kita akan merasa lebih tenang dan bersyukur akan apa yang sudah kita miliki.
Ketiga, fokus pada kegiatan lain sehingga pikiran kita dapat terdistraksi dari
pikiran buruk dibandingkan ketika kita hanya berdiam diri dan membiarkan
pikiran buruk mendominasi kepala. Keempat, olahraga yang cukup setidaknya 30
menit sehari dan dilakukan di luar ruangan karena paparan matahari juga dapat
membantu tubuh menghasilkan vitamin D yang meningkatkan tingkat serotonin di
otak. Kelima, makan makanan yang enak karena dapat membantu menyehatkan otak dan menenangkan suasana hati.
Keenam, terbukalah pada seseorang agar kamu tahu bahwa kamu dihargai orang lain
dan lebih mengenal diri sendiri. Ketujuh, lakukan sesuatu untuk orang lain agar
memperkaya dan memperluas hidup. Kedelapan, istirahat terutama dengan latihan
pernapasan sederhana yaitu menutup mata dan bernafas perlahan, hal ini bekerja
dengan baik untuk melawan stress. Terakhir, tidur tepat waktu dapat mengurangi
efek negatif pada suasana hati, yang diikuti dengan menghindari bermain gadget
sebelum tidur dan membatasi minuman berkafein pada pagi hari. [3]
Akhir kata, kesehatan mental merupakan hal yang perlu dijaga, terutama bagi generasi Z masa kini yang sedang dalam usia produktif dan memiliki banyak kesempatan untuk berinovasi. Banyak hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental. Sehingga jangan kita biarkan pengaruh negatif mendominasi pikiran kita dan menghambat kita, generasi Z, dalam berkarya!
Sumber:
[1] Apa itu Kesehatan Mental? di https://www.seributujuan.id/id/apa-itu-kesehatan-mental
(Akses 5 Oktober 2020)
[2] Apa itu GENERASI Z? di https://www.simulasikredit.com/apa-itu-generasi-z/
(Akses 5 Oktober 2020)
[3] Florencia,
Gabriella. 2019. 9 Cara Sederhana Menjaga
Kesehatan Mental di https://www.halodoc.com/artikel/9-cara-sederhana-menjaga-kesehatan-mental
(Akses 5 Oktober 2020)
Komentar
Posting Komentar